Senin, 23 Februari 2015

Berani Jatuh Cinta

Kadang jadi cowok yang naksir seseorang tanpa si dia tau itu ga enak. Sama kayak orang yang jatuh cinta diam-diam. Kita cuma bisa bayangin dia ada di sebelah kita, terus kita senyum-senyum sendiri, seakan dia yang disana juga memikirkan hal yang sama. Mungkin dia juga melakukan hal yang sama, duduk sendirian di teras rumah sambil tersenyum kecil, tetapi yang dia pikirkan bukan kita, melainkan orang lain. Emang kita ga tau siapa wajah yang ada di pikirannya, nama yang ada di hatinya, dan tangan siapa yang menggandeng tangannya. Tapi dengan berpikir seperti itu, kita bisa memposisikan diri kita buat ga memiliki dia sebelum dia ingin kita miliki. Karena semua yang terlalu awal mungkin kurang baik nantinya.

Saat kita naksir seseorang diam-diam, dengan diam-diam pula kita akan mencari-cari hal kecil tentang dia.Seperti hobinya apa, makanan kesukaannya apa, atau apapun yang mungkin kurang penting. Orang yang naksir diam-diam akan selalu mengetahui detail orang yang dia suka, mungkin kita akan tau kalo frame kacamata orang yang kita suka warnanya merah, atau dari hal yang sangat detail. Seperti cara dia mengikat rambut di sekolah, di ikat ekor kuda dan pakai poni di depan, terus ikat rambut yang dipakai biasanya warna kuning. Cuma itu yang bisa kita lakukan, orang yang jatuh cinta diam-diam.

Cuma bisa melihat senyumnya dari jauh. Mungkin dari jauh kita akan berani untuk terus melihat wajahnya, tapi saat dia menoleh ke arah kita, kita akan secepatnya buang muka, bahkan mungkin sampai menyundul kepala orang yang ada di sebelah kita hingga berdarah. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa seperti itu, jatuh cinta sendirian. Dan pasti akan merasa sedih kalo orang yang kita suka menerima orang lain sebagai pacarnya. Bukan karena dia ga sayang kita, tapi karena dia ga tau kalo kita sayang sama dia. Dan pada akhirnya, orang yang ga punya keberanian buat bicara, akan cuma bisa menangis dan menyesal.

Jadi, untuk jatuh cinta, kita harus berani. Berani untuk jujur dan menerima dia, seperti apapun dia. Seperti kita berani untuk jatuh cinta padanya, kita juga harus berani untuk mengetahui kalo dia ga punya perasaan yang sama dengan kita. Paling tidak itu masih bisa di usahakan. Iya kan? :)
Jangan terus terjebak dalam perasaan jatuh cinta tanpa bicara. Karena itu akan mengundang penyesalan.
- Buat yang jatuh cinta, beranilah. Karena satu langkah berani yang kamu ambil, akan sangat menentukan hasilnya ke depan. Walaupun bukan jaminan kita akan mendapatkan dia. Tapi kita patut bersyukur dengan hasil apapun tindakan berani kita, paling tidak kalau kita ditolak, kita akan benar-benar tau kalau Tuhan masih mengizinkan kita untuk mencari yang lebih baik diluar sana - Ipepe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar