Jatuh cinta, lagi-lagi hal kampret ini yang lewat dipikiran. Gatau kenapa, apa karena aku udah kelamaan jomblo, jadinya otak terus terstimulasi buat mikir tentang jatuh cinta, atau mungkin emang aku emang beneran lagi jatuh cinta. Entahlah, lupakan. Jatuh cinta juga sama siapa pula? -.-
Yang aku tau, jatuh cinta itu gampang.
Yang aku ga tau, kenapa bisa segampang itu.
Dulu, pertama aku liat kamu, aku langsung suka. Padahal waktu itu kita kenal aja engga. Tapi aku berani mempercayakan perasaanku sama kamu. Segampang itu, aku suka kamu.
Tapi jujur, dapet balesan dari perasaanku ke kamu itu susah. Aku harus nunggu bertahun-tahun, nunggu dan liat kamu mencoba mencari kebahagiaan dengan beberapa laki-laki. Mungkin di awal aku bisa kuat, ngeliat kamu dibuat tersenyum, dibuat kasmaran sama laki-laki itu.
But, I'm only a human. Aku bisa lelah, aku bisa bosan. Dan sampailah aku ke masa itu, aku mulai bosan nunggu.
Dan aku putusin buat pergi, aku cari kebahagiaan di tempat lain.
Sempat nemuin tempat lain itu, aku coba masuk ke dalamnya. Sehari, dua hari, berhari-hari, aku kembali bosan. Entah karena tempatnya memang membosankan, atau karena sebenarnya aku belum mau pergi dari tempatmu. Cuma keadaan yang maksa aku buat pergi.
Dan sekarang, aku nemuin lagi tempat lain. Dan aku ngerasa nyaman disini. Aku tenang, aku berkembang. Kayak biji kacang ijo yang ditaruh di kapas yang kadar airnya pas, aku tumbuh disini. Awalnya aku merasa mungkin ini tempatku, tapi aku mikir lagi.
Aku coba belajar dari pengalaman, terlalu cepat menentukan akan berbuah kekecewaan. Aku mau adaptasi dulu di tempat ini.
Tapi, waktu kasih aku kesempatan lagi buat pergi ke tempatmu.
Aku mencoba kembali, suasananya masih sama, kayaknya.
Untuk beberapa lama, aku ngerasa tenang ditempatmu. Aku beneran ngerasa tenang, waktu kamu taruh kepalamu di bahuku. Walaupun bahuku keras dan cuma tersusun dari rangka, kamu boleh kok bersandar di bahu ini kalo kamu mau.
Untuk sesaat, aku ngerasa, kayaknya disini aku mau tinggal, dan jagain kamu dari dekat.
Tapi di sisi lain aku juga pengen pergi dari sini.. aku mau pergi ke tempat baruku. Tempat dimana aku bisa nyaman bertumbuh.. aku bisa bercerita dan mengungkapkan isi hati.
Mungkin aku kesannya labil. Tapi cinta emang kayak gini, cinta emang susah tau! Memahami cinta ga segampang membalikkan telapak tangan, apalagi itu tangan Gorila betina dewasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar